Pages

Tampilkan postingan dengan label Lorenzo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lorenzo. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Oktober 2013

Lorenzo Menang, Marquez Didiskualifikasi

Phillip Island - Jorge Lorenzo memelihara peluangnya menjadi juara MotoGP usai memenangi balapan di Australia. Sementara itu nasib sial dialami Marc Marquez yang harus didiskualifikasi dari balapan.

Pada balapan yang dihelat di sirkuit Phillip Island, Minggu (20/10/2013) siang WIB, Lorenzo yang start terdepan sukses menjaga posisinya hingga akhir balapan dengan keunggulan 6,936 detik dari Pedrosa yang finis di posisi kedua.

Sementara Marquez yang selama balapan berada di posisi ketiga pada akhirnya harus menuntaskan balapan lebih cepat karena kibaran Black Flag untuknya di lap ke-14 alias didiskualifikasi.

Ini sebagai hukuman karena pebalap Repsol Honda itu telat memasuki pitlane yang mana diharuskan maksimal seluruh pebalap melakukannya di lap ke-10.

Valentino Rossi akhirnya mampu memenangi pertarungan untuk duduk di podium ketiga.
Melengkapi posisi lima besar adalah Cal Crutchlow dan Alvaro Bautista. Di posisi ke-6 sampai 10 ada Bradley Smith, Nicky Hayden, Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, dan Randy de Puniet.

Dengan tambahan 25 poin ini, Lorenzo memangkas selisih dengan Marquez di klasemen pebalap menjadi hanya tinggal 18 dan balapan musim ini menyisakan dua seri lagi, Jepang dan Valencia.

Lorenzo yang punya 280 poin masih berpeluang mempertahankan gelar juara dunianya, karena perolehan poin Marquez bertahan di 298. Pedrosa masih di posisi ketiga dengan 264 poin dan secara matematis masih bisa menyalip dua rivalnya itu.

Hasil balapan MotoGP Australia

1. Jorge Lorenzo (Spain) Yamaha 29:07.155
2. Dani Pedrosa (Spain) Honda 29:14.091
3. Valentino Rossi (Italy) Yamaha 29:19.499
4. Cal Crutchlow (Britain) Yamaha 29:19.615
5. Alvaro Bautista (Spain) Honda 29:19.668
6. Bradley Smith (Britain) Yamaha 29:35.418
7. Nicky Hayden (U.S.) Ducati 29:40.108
8. Andrea Iannone (Italy) Ducati 29:42.217
9. Andrea Dovizioso (Italy) Ducati 29:42.259
10. Randy de Puniet (France) Aprilia 29:44.581
11. Aleix Espargaro (Spain) Aprilia 29:53.254
12. Colin Edwards (U.S.) FTR 29:55.304
13. Yonny Hernandez (Colombia) Aprilia 29:57.066
14. Hector Barbera (Spain) FTR 29:57.153
15. Danilo Petrucci (Italy) Ioda 30:05.873

(mrp/raw)

View the original article here

Lorenzo tentang Burung Camar dan Posisi Pole

Phillip Island - Laju Jorge Lorenzo dalam sesi kualifikasi MotoGP Australia sempat diganggu seekor burung camar. Setelah akhirnya sukses menyabet pole, pebalap Yamaha itu tentu mengaku gembira.

Dalam sesi yang berlangsung di Phillip Island, Sabtu (19/10/2013), Lorenzo yang sedang melaju tiba-tiba berjumpa dengan seekor burung camar yang hendak terbang menjauhi lintasan balap. Terlambat, burung nahas itu pun tersedot masuk ke bagian depan motor Lorenzo dan menyangkut di sana.

Dengan "penumpang dadakan" tersebut Lorenzo tetap mampu melaju kencang dan sempat mencatat waktu tercepat, walaupun kemudian Marc Marquez (Repsol Honda) bisa melampauinya.

Lorenzo setelah itu kembali ke lintasan dengan waktu empat menit tersisa. Ia kembali melaju, tentu setelah melepaskan burung camar dari motornya, dan pada akhirnya mendapat posisi start terdepan untuk balapan, Minggu (20/10) besok.

"Aku bertabrakan dengan seekor burung di awal lapku di atas motor, untungnya kami kemudian bisa melepaskannya dari motor dan aku bisa menjalani usaha kedua tanpa ada penumpang, mungkin karena itu aku bisa sedikit lebih cepat dan bisa meraih posisi pole," kata Lorenzo di situs MotoGP.

"Aku sangat gembira karena aku sudah berusaha sampai batas dan aku membuat sebuah waktu yang amat bagus. Jika kami membuat sebuah start bagus maka kami akan berusaha langsung menjauh sedari awal," lanjutnya.

(krs/nds)

View the original article here

Lorenzo dan Marquez Bersenggolan Lagi, Pedrosa dan Rossi Ikut Komentar

Phillip Island - Selain sistem balapan "unik", yang kemudian memunculkan black flag, MotoGP Australia memunculkan duel lain antara Marc Marquez dan Jorge Lorenzo musim ini. Duel itu bukan cuma dikomentari Marquez dan Lorenzo saja, tetapi juga Dani Pedrosa dan Valentino Rossi. Apa kata mereka?

Musim ini Marquez dan Lorenzo sudah beberapa kali harus saling berduel sengit di lintasan. Yang pertama terjadi di Jerez bulan Mei lalu, disusul kemudian di Sepang pekan lalu.

Dalam balapan yang mengharuskan pebalap melakukan pit-stop untuk mengganti motor di Phillip Island, Minggu (20/10/2013), Marquez dan Lorenzo kembali berduel dan bersenggolan, kali ini dalam kecepatan lebih tinggi. Insiden itu terjadi ketika Marquez kembali ke lintasan usai melakukan pit stop untuk mengganti motornya.

"Aku pikir ia sedikit terlalu melebar karena normalnya Anda akan mengambil sudut tersempit dan kemudian kami sedikit bersenggolan, tapi itu bukan masalah terbesar dalam balapanku," kata Marquez di Crash, merujuk kepada fakta bahwa pebalap Repsol Honda itu kemudian mendapat bendera hitam, alias didiskualifikasi dari balapan, akibat melakukan pergantian motor di luar batas sepuluh lap.

"Jika Marc sedikit melihat ke bagian kanan mungkin ia akan bisa membiarkanku lewat karena pebalap yang sudah ada di lintasan memiliki prioritas. Tapi aku juga melakukan kesalahan dan terlambat mengerem. Jadi aku tidak tahu siapa yang salah. Aku pikir 50-50," komentar Lorenzo, pebalap Yamaha yang jadi pemenang di Phillip Island.

Pedrosa, yang merupakan rekan setim Marquez di Repsol Honda dan sedang melaju tepat di belakang Lorenzo ketika insiden itu terjadi, kemudian turut memberikan opininya.

"Jorge melaju dengan amat cepat, 200 km per jam, dan Marc sekitar 100 km per jam. Mereka bersenggolan, ada pergerakan, dan kemudian aku mesti mengerem. Tapi Marc dengan ban yang masih dingin sudah pasti akan kehilangan posisi."Next

(krs/a2s)

View the original article here

Raih Kemenangan Keenam, Lorenzo Jaga Kans Pertahankan Gelar

Phillip Island - Marc Marquez harus menunda pesta untuk merayakan titel juara dunia MotoGP pertamanya usai didiskualifikasi di Australia. Kondisi ini membuka peluang Jorge Lorenzo mempertahankan gelar juaranya.

Membalap di seri ke-16 di Phillip Island, Minggu (20/10/2013) siang WIB, Lorenzo start terdepan. Sementara itu Marc Marquez di posisi kedua dan Valentino Rossi di posisi ketiga.

Ketika balapan tuntas 19 lap, Lorenzo tetap di posisi terdepan sekaligus merebut kemenangan keenamnya musim ini, lalu Dani Pedrosa finis di posisi kedua dan Rossi di posisi ketiga. Lalu di mana Marquez? Rookie asal Spanyol itu harus rela dikeluarkan dari balapan karena menerima black flag.

Tambahan 25 poin dari Lorenzo dan nol poin dari Marquez membuat persaingan menuju titel juara dunia semakin seru. Dengan 280 poin, Lorenzo kini cuma berjarak 18 angka dari Marquez (290 poin) dan musim tinggal menyisakan dua balapan lagi, Jepang dan Valencia.

Maka penentuan gelar juara akan sengit di dua balapan terakhir dengan Pedrosa (264 poin) di posisi ketiga mengintai jikalau dua kompatriotnya itu lengah

Jalannya Balapan

Usai lampu hijau menyala pertanda balapan dimulai, Lorenzo yang start terdepan langsung melajukan kencang motornya. Marquez masih membuntuti di posisi keduanya dan Pedrosa menyalip Rossi di posisi ketiga.Next

(mrp/raw)

View the original article here

Lorenzo Akui Beruntung Bisa Menang di Phillip Island

Phillip Island - Balapan di Phillip Island diakui Jorge Lorenzo berlangsung gila dan kacau. Rider Yamaha itu pun senang sekaligus beruntung dirinya bisa jadi pemenang di saat rivalnya, Marc Marquez, gagal menuai poin.

Lorenzo menjuarai MotoGP Australia yang digelar Minggu (20/10/2013) siang WIB, disusul oleh Dani Pedrosa dan rekan setim Valentino Rossi. Sementara nasib sial menghinggapi Marquez .

Itu karena Marquez didiskualifikasi pasca ia melanggar aturan memasuki pitlane maksimal di lap ke-10 -- pebalap 20 tahun itu baru masuk di lap ke-11 dan ia pun mendapat black flag tiga lap setelahnya --.

Keputusan pebalap wajib pit-lane ini diambil karena Bridgestone selaku pemasok ban tak bisa menjamin kekuatan ban motor lebih dari 10 lap, akibat lintasan di sirkuit Phillip Island baru saja diaspal.

"Ini adalah balapan yang gila dan kacau, pertama kalinya bagi kami mengganti motor di balapan kering. Diperlukan perhatian yang besar dari kami semua dan para mekanik untuk siap, karena segalanya bisa terjadi," ujar Lorenzo di situs resmi MotoGP.

"Kami banyak melatih pergantian motor dan itu adalah salah satu kunci kemenangan. Saya sempat lambat di sesi pemanasan dan kami perlu mengubah beberapa hal. Kami mengubah strategi dan membuat beberapa pengembangan. Pada akhirnya saya begitu cepat di balapan, tapi Marquez dan Pedrosa juga sangat cepat," sambungnya.

Tak cuma aturan balapan yang berubah, ada juga sejumlah insiden di seri ke-16 ini di antaranya kala Lorenzo dan Marquez, yang saat itu baru keluar dari jalur pit, bersenggolan.Next

(raw/mrp)

View the original article here

Marquez Out, Lorenzo Win

Harapan Marc Marquez menjadi juara dunia MotoGP musim ini, akhirnya terganjal di sirkuit Phillip Island oleh peraturan baru yang mewajibkan para pebalap mengganti motornya.

Tanggal Upload: 21/10/2013 07:02 WIB

Reporter: Trans7

Kameramen: Trans7

Views: 16271

Rating:

Beri Rating


View the original article here

Lorenzo Pimpin Start di Phillip Island

Jorge Lorenzo belum menyerah dalam memburu gelar juara MotoGP musim ini. Motivasi The Spaniard terlihat di sirkuit Phillip Island, dengan mengunci posisi Pole untuk balapan siang nanti.

Tanggal Upload: 20/10/2013 10:36 WIB

Reporter: Trans7

Kameramen: Trans7

Views: 5050

Rating:

Beri Rating


View the original article here

Senin, 16 September 2013

Lorenzo Sebut Catatan Waktu Marquez Luar Biasa

Misano - Jorge Lorenzo mengakui bahwa hasil yang dia dapat dalam kualifikasi MotoGP San Marino tidak sesuai harapan. Dia juga menyebut catatan waktu Marc Marquez luar biasa.

Dalam kualifikasi di Sirkuit Misano, Sabtu (14/9/2013), Lorenzo berada di posisi kedua. Pebalap Yamaha itu mencatat waktu terbaik 1 menit 33,428 detik, terpaut 0,513 detik dari Marquez yang merebut pole.

Lorenzo mengatakan, dirinya saat ini masih mengalami sejumlah masalah dengan motor. Hal itu membuatnya tak bisa mengusahakan catatan waktu yang lebih baik.

"Saya mengira bakal tidak terlalu kesulitan akhir pekan ini dan melaju lebih cepat daripada tahun lalu, tapi saya tidak bisa lebih cepat dan tidak bisa terlalu banyak meningkatkan kemampuan motor," tutur Lorenzo seperti dikutip Crash.

"Kami kesulitan di pengereman sehingga susah menghentikan motor dan kami mengalami lebih banyak slip daripada normalnya kala melakukan akselerasi, itulah kenapa catatan waktunya tak begitu hebat," lanjutnya.

Secara khusus, Lorenzo juga memuji Marquez yang tampil sangat impresif dalam kualifikasi dan mampu mengunggulinya sampai lebih dari setengah detik.

"Saya bisa senang dengan posisi kedua, tapi kami cukup jauh dari pole. Marc mencatat waktu yang luar biasa dan bahkan kami tak bisa mendekatinya," ujar Lorenzo.

"Saya akan mencoba melakukan start dengan bagus besok dan mungkin strategi terbaik adalah mengikuti Marc dan melihat bagaimana performa kami selama balapan," katanya. (raw/mfi)


View the original article here

Kalahkan Duo Honda, Lorenzo Juara di Misano

Misano - Jorge Lorenzo kembali menjejak podium tertinggi. Dalam seri MotoGP San Marino, Minggu (15/9/2013) malam WIB, rider Yamaha itu jadi juara setelah tampil dominan dan mengalahkan duo Honda yang ada di belakangnya.

Di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Lorenzo langsung menyodok ke posisi terdepan sesaat setelah start. Sejak saat itu dia tak terkejar oleh pesaing-pesaingnya, termasuk Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang justru terlibat persaingan ketat memperebutkan posisi kedua. Lorenzo akhirnya menyentuh garis finis di posisi terdepan.

Finis di posisi kedua adalah Marquez, sementara Pedrosa menempati podium terakhir. Menduduki posisi keempat dalam balapan ini adalah Valentino Rossi, The Doctor kini sudah empat kali beruntun finis di posisi tersebut.

Ini menjadi kemenangan kedua secara beruntun yang diraih Lorenzo, setelah dua pekan lalu dia juga menjejak podium tertinggi di MotoGP Inggris. Juara dunia musim lalu itu kini mengumpulkan 219 poin dan berhak naik ke posisi dua klasemen. Jumlah poin Lorenzo sebenarnya sama dengan yang dipunya Pedrosa, tapi Lorenzo punya lebih banyak kemenangan.

Meski finis di posisi kedua, Marquez masih berhak memiliki puncak klasemen dengan total poin 253, unggul 34 poin dari Lorenzo. Dengan lima balapan tersisa di musim ini dan Lorenzo yang bangkit usai mengalami kecelakaan dan menjalani operasi, Marquez masih ditunggu tantangan berat untuk mencatat sejarah menjadi rookie pertama yang langsung jadi juara dunia.

Jalannya Balapan

Dapat posisi start kedua, Lorenzo langsung menyodok ke posisi terdepan sesaat setelah start. Lorenzo malah langsung menciptakan jarak lebar dengan Pedrosa yang ada di posisi kedua, Marquez di urutan tiga dan Rossi di posisi empat.Next

(din/roz)


View the original article here

Menanti Duel Sengit Marquez vs Lorenzo

Duel pebalap Marc Marquez dan Jorge Lorenzo di sirkuit Silverstone dua pekan lalu mengundang decak kagum. Pertanyaan pun muncul, akankah balapan super seru kembali terhampar di sirkuit Marco Simoncelli, San Marino?

Tanggal Upload: 15/09/2013 13:55 WIB

Reporter: Trans7

Kameramen: Trans7

Views: 7429

Rating:

Beri Rating


View the original article here

Tinggal Lima Seri, Lorenzo Bakal Berusaha Keras


View the original article here

Juara di San Marino, Lorenzo Samakan Poin dengan Pedrosa

Juara dunia musim lalu, Jorge Lorenzo jadi yang terdepan dalam balapan MotoGP San Marino. Dengan hasil tersebut 'X-Fuera' mengumpulkan 219 poin dan berhak naik ke posisi dua klasemen.

Tanggal Upload: 16/09/2013 07:16 WIB

Reporter: Trans7

Kameramen: Trans7

Views: 11598

Rating:

Beri Rating


View the original article here

Performa Motor Meningkat, Lorenzo pun Juara

Misano - Jorge Lorenzo berhasil menjuarai seri MotoGP San Marino setelah mengalahkan duo Honda. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada timnya yang berhasil membuat motornya lebih baik.

Di sirkuit Misano, Minggu (15/92013) malam WIB, Lorenzo mengemas kemenangan kelimanya musim ini dan sedikit memperpendek jarak dengan pemimpin klasemen, Marc Marquez. Kini pebalap Yamaha Factory itu menempati posisi dua dengan poin 219, jumlah yang sama dengan Dani Pedrosa, sementara Marquez punya nilai 253.

Terkait balapan, pria asal Spanyol itu mengaku senang timnya mampu membuat perubahan penting pada YZR-M1nya. Seperti diketahui sebelumnya, Lorenzo sempat mengeluhkan masalah pada pengereman dan banyaknya slip ketika melakukan akselerasi sepanjang latihan bebas dan kualifikasi, sementara Marquez tampil begitu baik.

"Penting untuk meraih kemenangan, karena kami tidak kehilangan angka meski kami hanya mendekat lima poin, jadi ini sama seperti di Silverstone. Hasil ini tidak membuat perbedaan besar di klasemen kejuaraan. Tapi saya sangat senang dengan kemenangan ini karena kami mengalami kesulitan sepanjang akhir pekan terutama pada pengereman," ujar Lorenzo di situs resmi MotoGP.

"Kami membuat beberapa perubahan pada motor di sesi pagi dan itu benar-benar membuat perbedaan besar. Jadi saya memutuskan untuk melakukan balapan dengan strategi yang sama dengan empat atau lima balapan terakhir dan saya mampu untuk melakukannya kali ini, yakni untuk melaju dengan grup terdepan sejak start," tambahnya.

"Ini adalah balapan yang berat secara fisik karena Pedrosa dan Marquez tidak pernah menyerah, laju mereka sangat konstan. Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih kepada tim saya karena mereka meningkatkan performa motor secara signifikan untuk balapan ini," tutur pebalap 26 tahun ini.

Dengan selisih 34 angka dari Marquez dan jumlah balapan tinggal menyisakan lima seri lagi, Lorenzo masih punya tugas berat mengumpulkan poin demi poin maksimal guna menjaga kansnya mempertahankan gelar. Seri berikutnya akan digelar di sirkuit Aragon, Spanyol, pada 29 September.

(raw/roz)


View the original article here