Pages

Tampilkan postingan dengan label Rider. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rider. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Oktober 2013

Gandeng Tech3, Yamaha Indonesia Siapkan Rider untuk Tampil di Moto2 atau MotoGP

Jakarta - ??Yamaha Indonesia sudah mencapai kesepakatan kerjasama dengan tim Tech3. Hal itu ditempuh untuk mengantarkan rider Yamaha Riding Academy (YRA) agar bisa tampil di ajang Moto2 atau MotoGP.

Hal itu seperti diungkapkan oleh manajer Motorsport Yamaha Indonesia Supriyanto dalam acara pelepasan 10 pebalap YRA untuk menjajal atmosfer melintas di sirkuit Sugo, Jepang, Senin (21/10/2013), di Head Office Yamaha, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Kesepakatan dengan Tech3 sudah tercapai sejak tahun lalu. Usai itu, kami butuh waktu tiga tahun untuk mempersiapkan para pebalap agar siap turun di ajang balap internasional," kata Supriyanto kepada para pewarta.

Lebih lanjut Supriyanto mengungkapkan komitmen dari pihak Tech3 untuk memberikan motor kelas factory untuk pebalap asal Indonesia agar tampil kompetitif.

"Mereka menyadari bahwa pebalap Indonesia mempunyai potensi. Mereka berkomitmen untuk memberi rider Indonesia motor standar pabrikannya," ungkapnya.

Soal pebalap yang akan berlaga di ajang balap motor internasional ini, General Manajer dan Servis Yamaha Indonesia M. Abidin menjelaskan bahwa pihak Tech3 mempunyai permintaan.

"Meraka meminta pebalap itu berusia di bawah 19 tahun," kata Abidin.

"Tapi, siapa pebalap yang akan tampil masih bisa kami ungkapkan. Mulai tahun depan balapan kelas Supersport bakal ramai. Bisa juga dari 10 pebalap YRA kali ini, atau pebalap lainnya. Kita lihat nanti," timpal Supriyanto.

Tech3 merupakan tim balap asal Prancis yang turun di kelas MotoGP dan Moto2. Di kelas tertinggi ajang balap motor mereka menaungi Cal Crutchlow dan Bradley Smith, sementara di Moto2 mereka diperkuat oleh Danny Kent dan Louis Rossi.

(cas/a2s)

View the original article here

Di Phillip Island Besok, Rider MotoGP Diwajibkan Pit-stop

Phillip Island - Kondisi cuaca di Australia sedang tak menentu mempengaruhi kondisi sirkuit Phillip Island. Alhasil seluruh rider MotoGP diwajibkan melakoni pit-stop untuk mengganti motor mereka karena faktor keamanan.

Seperti dilansir Crash, Race Direction mengumumkan hal ini usai sesi kualifikasi MotoGP Australia, Sabtu (19/10/2013) siang WIB, seiring problem yang dihadapi sebagian besar pebalap pada ban motor mereka.

Dengan balapan selama 26 lap, ban diprediksi akan overheat karena lintasan di Phillip Island baru saja "dipermak". Maka dari itu seluruh pebalap diwajibkan untuk mengganti motor mereka sebelum lap ke-14.

Aturan pit-stop sebenarnya diperbolehkan di MotoGP namun jarang digunakan jika tidak dalam kondisi yang memaksa seperti lintasan yang tiba-tiba basah atau kering.

"Kami sudah diberitahu oleh Bridgestone bahwa mereka tidak mampu menjamin ketahanan ban depan bertipe basah mereka di atas 14 lap, tapi untuk kasus ini pebalap bisa mengganti dari ban basah ke ban basah lagi yang harus dilakukan di bawah 14 lap dengan satu set ban," demikian pernyataan resmi Race Direction.

"1. Balapan akan tetap berlangsung selama 26 lap.

"2. Setiap pebalap diwajibkan masuk ke pit dan mengganti ke motor kedua mereka dengan satu set ban baru setidaknya sekali saat balapan.Next

(mrp/fem)

View the original article here